Dasar anak muda! Tapi coba kita telisik kebenarannya. Kalimat pendek ini diucapkan begitu saja oleh Icad – sosok paling stylish diantara yang lain termasuk mengalahkan gaya Ibu Ine dan Ibu Ana serta Pak Hendarsah dalam lab. faal hari ini – setelah ia menyelesaikan dua koma empat kilometer dalam waktu 15 menit entah berapa detik.
Tidak terlalu hebat juga sih! Namun..Jika dihubungkan dengan waktu saya..okelah. Tadinya saya yang dongdong ini tidak mengira si Icad bisa lebih cepat dari saya. Hahaha..sombong! Ternyata Dewi Portuna maen bersama si dia. Lalu setelah saya mengakui kebodohan..si Icad berkata “Belanja Pangkal Sehat”. What!!!??? Ditambah si Ucu yang membenarkan dengan antusiannya.
Ia kah?
Tiba-tiba saya pintar sekelibat. Benar juga sih. Orang gila belanja atau dalam bahasa Inggris disebut Shopaholic akan sangat rela berjam-jam berdiri mondar-mandir lepek keringetan lusuh tak bercahaya demi satu hal. Tas cantik. Sepatu Cinderella. Jas Keren. Mobil Canggih. Bahkan bulu mata palsu sekalipun.
Jadi..apa itu shopaholic?
Oke… Saya tidak akan bahas gimana-gimana nya. Saya hanya takjub – wow – kepada mereka si shopaholic. Mungkin kalau kekuatan otot gastrocnemius mereka di ukur hasilnya akan mengagumkan. Karena mereka rela berdiri – yang mungkin akan lebih lama dari Ny. Meneer - demi belanja. Ada yang mau mengangkat ini untuk skripsi anda?? Boleh..boleh…
Selain itu. Otot bicep dan triceps mereka pasti kuat dan besar demi mengangkat barang belanjaan yang bejibun. Penglihatan mereka pasti tajam untuk melihat barang cantik. Penciuman mereka gak kalah sama anjing pelacak. Pendengaran mereka pasti sangat sensitif demi tuntutan kata-kata discount. Kulit mereka pasti sangat kencang demi dapat membedakan barang ory dan KW. Treshold stress mereka pasti juga tinggi demi ketahanan menyerbu toko-toko sebelah. Tentunya cardiac output mereka pun terkompensasi dengan baik saat harus on pada big sale. Salut deh!
Lumayan lah..daripada menghabiskan uang untuk ECG dan EchoCG.. lebih baik belanja. Yuk Mari!
Paun (Pasar Unpad – red) aku datang!! Mari kita lihat apakah dengan belanja di Paun bisa mempersingkat waktu tempuh lari anda sejauh dua koma empat kilometer. Gak ada salahnya di coba.
Belanja Pangkal Sehat. Tapi kalo telat kuliah lebih baik ke pangkalan ojek.
»» read more
Tidak terlalu hebat juga sih! Namun..Jika dihubungkan dengan waktu saya..okelah. Tadinya saya yang dongdong ini tidak mengira si Icad bisa lebih cepat dari saya. Hahaha..sombong! Ternyata Dewi Portuna maen bersama si dia. Lalu setelah saya mengakui kebodohan..si Icad berkata “Belanja Pangkal Sehat”. What!!!??? Ditambah si Ucu yang membenarkan dengan antusiannya.
Ia kah?
Tiba-tiba saya pintar sekelibat. Benar juga sih. Orang gila belanja atau dalam bahasa Inggris disebut Shopaholic akan sangat rela berjam-jam berdiri mondar-mandir lepek keringetan lusuh tak bercahaya demi satu hal. Tas cantik. Sepatu Cinderella. Jas Keren. Mobil Canggih. Bahkan bulu mata palsu sekalipun.
Jadi..apa itu shopaholic?
Dengan bantuan Om Google saya menemukannya dalam sebuah artikel di detik dot com. Apa shopaholic itu? Shopaholic berasal dari kata shop yang artinya belanja dan aholic yang artinya suatu ketergantungan yang disadari ataupun tidak. Menurut Oxford Expans, shopaholic adalah seseorang yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja sehingga menghabiskan begitu banyak waktu dan uang untuk berbelanja meskipun barang-barang yang dibelinya tidak selalu ia butuhkan.
Oke… Saya tidak akan bahas gimana-gimana nya. Saya hanya takjub – wow – kepada mereka si shopaholic. Mungkin kalau kekuatan otot gastrocnemius mereka di ukur hasilnya akan mengagumkan. Karena mereka rela berdiri – yang mungkin akan lebih lama dari Ny. Meneer - demi belanja. Ada yang mau mengangkat ini untuk skripsi anda?? Boleh..boleh…
Selain itu. Otot bicep dan triceps mereka pasti kuat dan besar demi mengangkat barang belanjaan yang bejibun. Penglihatan mereka pasti tajam untuk melihat barang cantik. Penciuman mereka gak kalah sama anjing pelacak. Pendengaran mereka pasti sangat sensitif demi tuntutan kata-kata discount. Kulit mereka pasti sangat kencang demi dapat membedakan barang ory dan KW. Treshold stress mereka pasti juga tinggi demi ketahanan menyerbu toko-toko sebelah. Tentunya cardiac output mereka pun terkompensasi dengan baik saat harus on pada big sale. Salut deh!
Lumayan lah..daripada menghabiskan uang untuk ECG dan EchoCG.. lebih baik belanja. Yuk Mari!
Paun (Pasar Unpad – red) aku datang!! Mari kita lihat apakah dengan belanja di Paun bisa mempersingkat waktu tempuh lari anda sejauh dua koma empat kilometer. Gak ada salahnya di coba.
Belanja Pangkal Sehat. Tapi kalo telat kuliah lebih baik ke pangkalan ojek.










