Saturday, April 18, 2009

Hei Dengarkan! Ayam Bakar Mau Curhat

ASSALAMU’ALAIKUM WARROHMATULLAHI WA BARAKATUH, bapak-bapak dan ibu-ibu SEMUANYA!!

Sebelumnya Ayam mau minta maaf atas keributan yang terjadi di Blog ini. Pertama-tama, Ayam mau klarifikasi kenapa Ayam buat artikel ini. Untuk informasi tentang kerusuhan yang terjadi (siapa vs siapa dan terjadi di tahun keberapa) itu adalah fakta. Tentang tulisan tetek bengek lainnya, yang bersifat opini, itu cuma pendapat Ayam tentang olymphiart yang terjadi selama ini (bukannya blog itu juga bisa untuk mengeluarkan pendapat ya??). Banyak kerusuhan-kerusuhan yang terjadi di Olymphiart (sekarang tambah lagi, di dunia maya, Cing!). Ayam cuma pengen kasih liat aja keadaan yang sebenarnya. Dan buat angkatan lain yang merasa tersinggung, Ayam minta maaf. Ayam pengen bilang, kalau dibalik ‘kecacatan’ suatu angkatan, mereka adalah sebuah angkatan yang solid dan kompak. Kalau untuk angkatan lain yang lebih bersih, bukan berarti kalian gak jagoan, cupu, atau apalah. Ayam pengen kalian jadi contoh!

Ayam juga mau berterima, karena dari sekian banyak sisi negatif artikel ini, ada 1 sisi positif yang menyertai. Paling gak kalian tau kalau blog ini ada.

Kenapa artikelnya baru diapus sekarang?? Sebenernya Ayam udah dapet banyak masukan untuk menghapus artikel beserta komen-komennya. Tapi karena dari siang Ayam kuliah, eh, salah, memantau orang kuliah, dan Ayam gak punya internet, jadi baru bisa diapus sekarang, Ayam pikir, komennya gak akan nambah-nambah lagi. Eh, malah nambah dan malah tambah $#^^&##$%&**. Ck..ck..ck. Astaghfirullah.

Pikirin deh kehidupan kita sehari-hari. Apa kekompakan antar angkatan masih kurang? Case review, soal-soal, buku-buku, video OSCE, mentoring pendidikan, mentoring agama, acara-acara SENAT, OSPEK yang SANGAT MENYENANGKAN, banyak kan yang kalian dapetin dari angkatan lain. Olymphiart ini hanya 2 MINGGU, bung! yang gak bisa mengacaukan semua kebersamaan lain yang dibangun dalam 11 BULAN dan 2 MINGGU lainnya. Kita semua GAK AKAN bisa hidup tanpa angkatan lain. Jangan berbicara seolah-olah kita gak butuh angkatan lain. Olymphiart ini hanya ajang untuk membuktikan kesolidan dari masing-masing angkatan. Dan kesolidan itu seharusnya bukan untuk mejadikan yang lain iri, tapi harusnya jadi lebih introspeksi, meneladani yang baik-baik dan meninggalkan yang jeleknya dari angkatan lain. Dari dulu Ayam juga bingung kenapa ajang Olymphiart diusung menjadi ajang untuk mempersatukan seluruh angkatan. Tapi kita harus sabar. Di hari terakhir nanti akan ada suatu momen besar yang menunggu kita. Momen besar dimana semua angkatan ngumpul. Momen besar yang terjadi hanya setahun2 kali (sama pas ospek tentunya), momen besar yang disana harus ada peristiwa maaf-maafan (apalagi kalau udah ngatain orang!ck..ck..ck. Istighfar pak, buk..).
Tapi sebenernya Ayam mau nanya sekali lagi, yang provokatif tuh artikelnya atau komen orang-orang ya?? Hehe, masih aja, lo, yam,, yam! Udah ah, gak usah dibahas lagi! Ntar dibakar lagi loh.

Ayam gak nyangka kalau artikel kayak gini bakal memicu banyak konflik. Padahal udah Ayam buat sebisa mungkin menjadi lebih objektif dan diberikan dengan porsi yang pas. Coba lain kali kalau ada artikel, dibaca dengan kepala dingin ya, siapa tau yang bilang artikel ini ‘provokatif’ lagi terkena heat shock. Ya mungkin untuk artikel-artikel selanjutnya Ayam harus lebih banyak introspeksi diri lagi. Dan buat semua yang mau nulis, komen, pendapat, shout out, atau apapun di blog ini, TOLONG! GUNAKAN NAMA ASLI KALIAN, dan NPM! Jangan mentang-mentang ada di dunia maya yang katanya susah terdeteksi jadi pada pake ANONYMOUS semua! Tapi nama asli dan NPM bukan untuk janjian ketemu dimana, ya kalau janjian ketemu mau PDKT sih terserah, asal jangan yang lain-lain aja.

Lain kali, untuk SEMUA KOMEN yang ANONYMOUS, akan Ayam dan Cabe hapus isinya! Mau tentang yang baik-baik, sampe yang @#$%%$^$#@#@$%^ SEKALIPUN!!!!! (Haduh, Ayam jadi ikut-ikutan panas, ntar tambah gosong loh!!).
Fiuuh, baiklah, dinginkan kepala lagi. Tau gak yang bikin Ayam panas apaan?!! Blog ini sudah tercemar. Ayam kepikiran, apa mau ditutup aja yaaa??
Hmm, janganlah. Ayam tidak boleh nyerah, demi kembali ke kampung halaman.

Buat bapak-ibu juri yang ghaib.. (berharap jurinya senior dari FK juga sih, biar sekalian reuni dan kasih wewejangan buat adik-adiknya yang masih tertinggal di Jatinangor, tapi siapapun lah!). Maaf kalau karena artikel ini kalian ingin mengurangi poin kami. Ayam terima kok. Meskipun kami tidak menyinggung tentang Suku, Agama, Ras, dan apa tuh satu lagi.., tapi teteuup aja nimbulin masalah!

Setelah sekian tahun jadi pers, baru kali ini Ayam mendapatkan respon yang SAAANGAT baik! Tadinya Ayam ikut sayembara blog ini (selain karena mau balik ke kampung halaman), Ayam cuma ingin meramaikan suasana olymphiart, dengan update-update berita terbarunya, eh, malah jadi ‘rame’ beneran. Maaf..maaf! m(-_-)m

Pesen Ayam, apapun yang ditulis disini, jangan dibawa ke kehidupan nyata kalian. Apalagi sampe pengen ketemu segala. Kalau ternyata yang nulisnya setan gimana?? Mau ketemu setan, pocong, kuntilanak, tuyul?? Ntar ditemenin sampe ke kosan loh.haha. Pokoknya, kalau ada yang macem-macem di FK HANYA karena Olymphiart, ntar Ayam panggilin pak dan bu kamtib!!

Ayam pengen blog ini dinikmati oleh SEMUA angkatan, baik informasinya, foto-fotonya, video-videonya (ayoo, yang belum nonton operet pembukaan, main kesiniii..hehe). Maaf juga buat panitia, kalau ternyata masih ada pihak-pihak yang seperti Ayam ini nih, yang katanya provokatif. Padahal kalian udah berusaha untuk melakukan yang terbaik biar dapet esensi sebenarnya dari olymphiart.

Ya udah, segitu aja curhatan Ayam. Sekali lagi, maaf banget untuk pihak-pihak yang merasa tersinggung, berapi-api (awas, ntar jadi kayak Ayam loh..gosssyyooong!), dan lain-lainnya. Buat angkatan yang kami pakai namanya supaya kami bisa ikutan sayembara blog ini, sebut aja angkatan 2031, maaf kalau blog ini memperpanas suasana.

Ayam Bakar Olymphiart. Kayaknya nama itu udah bener-bener terjadi deh. HAHAHA. Gak bermaksud gitu sih awalnya, tapi emang kalau kata orang nama adalah doa tuh bener yak?!Lain kali, kalau pilih nama yang baleg-baleg aja untuk blognya ya. Taun depan ‘Olymphiart’ kayaknya juga harus ganti nama nih.. ‘buang sial’ kalo kata persepsi-persepsi orang yang beredar. Hehehe.

Tapi seru ya..kayaknya blog Ayam dan Cabe ini udah bisa nyaingin f**e b**k. Wah, tajir nih!!hehe.

Teman-teman, ingat MDE, SOOCA, OSCE tinggal kira-kira 1 bulan setengah lagi. Udah pada bikin draft SOOCA?!

WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH…Pok..poropok..pok..pok..




»»  read more

Lima Besar Suara Untuk Sang Ratu

Ahh..ada-ada aja memang Sang Raja. Hari gini, di saat Sang Puteri masih terlelap akibat kutukan SJS (baca artikel sebelumnya: Akibat Suzanna?), Raja membuat sayembara selanjutnya. Dalam Rangka Merayakan Hari Ulang Tahun Sang Ratu Kerajaan Nangornia yang ke-50, Raja bermaskud memberinya kejutan berupa satu tim Vocal Group yang akan menyanyikan lagu milik sang Raja untuk Ratu.


Jadi Mbah…dari 4 desa hanya ada 8 tim yang mengikuti babak penyisihan Vocal Group. Tiga tim dari 2005, 2 tim dari 2006, dan 2 tim dari 2007, dan 3 tim dari 2008. Pukul 16:00 WBN penyisihan pun dimulai. Dibuka oleh salah satu tim dari 2008. Untuk yang satu ini Cabe belum dateng ke lokasi Mbah… maaf ya!

Kucluk..kucluk.. Akhirnya Cabe sampe juga di teater A3.3 tepat sebelum tim kedua tampil. Berpakaian ala Jeng Kelyn, JUPE (Juara Pertama) asal 2006 tampil sangat menghibur dengan lagu Mojacko. Kocak deh Mbah…tapi tetep bagus!! Pokoke passss gitu…(udah ah gak mau banyak-banyak cerita ntar dikira terlalu memihak lagi). Sempet ada sedikit kekacauan ketika salah satu perempuan cantik di sana lupa lirik dan sedikit tertawa. Tapi semuanya kembali menakjubkan. Tim ini adalah tim yang kostumnya paling ciamik.

Next. Penampilan ketiga. Masih dari desa 2006 nih Mbah.. Namanya RANTANG. Aneh ya… Kepanjangannya Para Bintang. Juara 2 tahun lalu ini Mbah.. membawakan lagu Miss Independent milik Ne-Yo. Cantik.

Penampilan keempat. Preeclampsi dari 2008. Rame, ada 7 orang. Dan yang Cabe inget, beberapa dari mereka adalah yang lolos ke babak semi final Jadol di hari sebelumnya. Beh..takut. Mereka bawain lagu berbahasa Inggris yang Cabe tidak tahu apa judul dan siapa penyanyinya. Penampilannya keren, suara sudah tentu bagus.

Penampilan berikutnya adalah 2 tim dari 2005. Duh..maaf Mbah…untuk tim 2005 yang pertama lupa namanya tapi bajunya keren…cantik-cantik. Suara yang dibawakan juga bagus namun sayang agak terganggu dengan bunyi-bunyi sepatu yang dihasilkan oleh koreografinya. Tim 2005 berikutnya adalah Specowfive (semoga bener tulisannya..kalo salah maafin aja ya..gak maksud menghina ato apa). Tidak kalah cantik dari sebelumnya. Dengan diringi oleh auto-keyboard, specowfive membawakan lagu Pesta milik Elfa’s Singer. Wahhh…keren banget nih…beneran deh! Koreografinya juga mantap gan! Eh, mantap Mbah.

Berlanjut ke berikutnya. 2 tim dari 2007. Tim pertama (lupa namanya apa…antara Argenta atau Chanter..) penuh berwarna merah. Terdiri dari 6 orang, 5 perempuan (singers) dan 1 laki-laki (biola). Mmm…gimana ya ceritanya..takut salah ngomong…entar dikira provokasi lah..menghina lah..Intinya suara mereka bagus tapi Cabe agak terganggu sama minus one nya yang terlalu “mengalahkan” suara merdu mereka. Satu lagi yang juga cukup membuat Cabe ck..ck..ck..adalah koreografinya. But overall bagus sih.

Tim 2007 berikutnya. Berlima dengan kostum dominan putih. Bagus banget…serasa nonton konser….Sumpah keren. Percaya deh sama Cabe. Semua penonton tuh sampe terdiam dan terpana. Lagu yang dibawakan adalah Bahasa Kalbu milik Titi DJ. Aransemen lagunya tuh canggih. Bagi-bagi suaranya juga (alah..sok ngerti nih Cabe). Dahsyat. Calon Emas nih kayaknya.

Tim 2008 ketiga – Eclampsia. Merah-hitam. 7 orang, 3 laki-laki dan 4 perempuan membawakan medley dua lagu. Pas lagu pertama – Marilah kemari milik Titiek Puspa – masih biasa saja – bagus seperti yang lain. Tapi begitu masuk lagu kedua – How deep is your love nya The Beatles – suara mereka lebih dewasa dan lebih asyik. Tapi Cabe tidak terlalu senang aransemen lagu The Beatles nya. Walopun gitu…suara Cabe lebih sangat parah daripada mereka, hehe. Aksi panggung mereka juga asik banget, ada pindah-pindah posisinya gitu. Keren.

Nah, penutup. Wow… magic!! 5 Pria tampan berbaju kemeja agak ketat, bercelana bahan, dan bagian paling penting adalah berkacamata hitam. Dangdut banget sesuai lagunya. Sulingnya suling bambu…gendangnya kulit lembu…dangdut suara gendang..rasa ingin berdendang. Itu lagunya, Cabe gak tau apa judulnya. Pokoknya dangdut. Terdiri dari Kang Ipam, Kang Khalid, Kang Harry, Kang Adel, dan satu lagi akang yang gak Cabe tau namanya siapa (maaf ya kang…) sebut saja Kang Tengah (karena posisinya yang ada ditengah dari keempat akang-akang lainnya. Mereka berlima “memukul” penampilan lainnya. Tak ada yang bisa membuat penonton begitu antusias dan menikmati selain tim ini. Sempat membuat kehebohan penonton dengan goyang gergaji ala DP. Dahsyat!

Pokonya tuh…semua kemaren suaranya bagus-bagus. Heee..soalnya suaranya Cabe memperihatinkan sih.. Tapi meskipun begitu pihak Kerajaan - yang diwakili oleh dua orang juri - mesti memilih 5 besar untuk final. Dan mereka adalah (sesuai urutan tampil) Juara Pertama (2006), Para Bintang (2006), Specowfive (2005), Argenta (2007) dan Chanter (2007).

Waduh…selamat ya semua. Ayo rebutan emas. Jangan lupa latihan ya..pokoknya Cabe mau nonton finalnya. Sekian dulu Mbah..Cabe mau pergi dulu…dadah……Salam Dukun!
»»  read more

Akibat Suzanna?

“Pengumuman! Kepada semua penduduk Desa 2005, 2006, 2007,dan 2008, Raja kita tercinta yang baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung sedang mencari seorang bersuara lirih mendayu guna membangunkan Sang Putri Kerajaan Nangornia yang mengalami tidur pulas akibat menderita SJS (bukan Steven Jhonson Syndrome, tapi Santet Jeng Suzanna)”

Jadi begitu Mbah…kenapa bisa diadakan sayembara ini. Setiap Desa – seperti yang disampaikan oleh para prajurit kerajaan – wajib mengirimkan delapan delegasi dalam tes awal yang telah berlangsung kamis sore. Tiga puluh dua orang dari empat desa tersebut diharuskan melalui ujian tes suara. Suara yang dicari oleh Raja bukan hanya sekedar bagus, melainkan juga yang memiliki karakter kuat, unik, menarik, menggelitik, dan mengusik. Mengusik jiwa sang Putri agar bangun dari kemalangannya.

Sudah 2 tahun, 6 bulan, dan 4 hari lamanya Sang Putri terlelap. Semua berawal dari keteledoran Sang Putri sendiri. Di belakang Kastil Kerajaan Nangornia terdapat 5 hektar tanaman bunga melati. Ini bukan bunga melati biasa. Kesemua bunga melati ini adalah milik seorang wanita tua-cantik-berambut kepang-berbulu mata tebal yang bernama Suzanna. Jeng Suz..begitu ia biasa dipanggil. Ia berbeda dengan manusia lainnya karena ia hanya mengkonsumsi bunga melati sebagai makanan pokoknya. Demi menjamin ketersediaan logistik bunga melati bagi makanan sehari-harinya, Jeng Suz memanterai nya dengan mantra SJS. Clinical Manifestation akibat mantra ini adalah loss of consciousness for unknown period. Wow…magic!!

Tak ayal ketika Putri, pada suatu sore, secara bodoh dan sengaja mengambil bunga melati tersebut, ia pun langsung tertidur pulas. Semua cara sudah dicoba sang Raja. Dukun dari manapun dan dengan bentuk apapun tidak bisa mengangkat kutukan ini. Namun, hanya ada satu cara – sesuai yang di SMS kan oleh Jeng Suz kepada Sekretaris Kerajaan Nangornia – yang bisa mengangkat kutukan ini yaitu suara yang sangat indah.

Sayembara – bernama Jatinangor Idol a.k.a Jadol – pun dibuat. Tiga juri dari utusan negara tetangga pun sudah ditetapkan. Dan akhirnya ke-32 penduduk desa dites suaranya. Bertempat di ruang A4.3 tutorial masing-masing peserta dari tiap angkatan akan menyanyikan sebuah lagu. Singkat saja. Proses peniainnya tertutup, jadi cabe keriting tidak bisa mengetahui apa yang terjadi. Tapi yang pasti, banyak ekspresi yang tercipta setelah selesai diaudisi. Sedih. Senang. Kepedean. Sok asik. Bodo amat. Gak peduli.


Kurang dari pukul 20:00 Waktu Bagian Nangornia (WBN), Prajurit Kerajaan dengan didampingi ketiga juri (Kang Yodi 03, Teh Gerda 04, dan mahasiswa FIKOM) mengumuman 10 besar yang akan melaju ke babak semi final. Mereka adalah (sesuai urutan yang dibacakan panitia) Dian (2005), Henry Jericho (2006), Ayu (2007), Edo (2008), Alin (2005), Jessica (2007), Otay (2008), Eri (2007), Saskia (2008), dan Yovita (2008).

Cabe Keriting mengucapkan Selamat!! Terutama untuk 2008 yang berhasil meloloskan 4 orang delegasi. Dari 10 orang pilihan tersebut hanya 1 orang yang berasal dari 2006. Cukup mengecewakan. Tapi tak terlalu. Cabe Keriting sendiri kaget kenapa saudara Henry Jericho bisa lolos. Bagaikan Magic!! Heheh….tapi suaranya emang enak kok. 7 orang delegasi 2006 yang tersisih tampak tak terlalu sedih karena setidaknya sudah ada wakil 2006 untuk semi final.

Tidak ada perayaan berlebihan. Prajurit kerajaan langsung mengumpulkan ke-10 orang tersebut untuk briefing tentang teknis pelaksanaan semi final. Lalu tiap orang diminta untuk mengambil kertas undian yang berisi judul lagi yang harus dinyanyikan oleh mereka saat semi final nanti. Kesemua lagu tersebut adalah lagu pilihan Raja untuk dipersembahkan kepada putrinya tercinta. Dan lagu berjudul Pergi Untuk Kembali milik Ello harus dinyanyikan oleh Henry Jericho.

Ahh…sekian Mbah laporannya…nantikan laporan tentan semi final Jadol ya Mbah..minggu depan. Untuk tiap angkatan, hayo dukung delegasimu ya… 2006 jgn patah semangat ya…walopun cuma satu semoga berhasil. La..lalalal..lalal….lalalala…lala…laaaa….aaaaaaaaaaa Gedubrak!
»»  read more

Thursday, April 16, 2009

Debat Tak Berkusir, Panitia Saja Tak Ada

Dear..Mbah Dukun tercinta…

Cabe Keriting mau laporan. Selasa 14 April 2009 kemarin harusnya sih lomba debat babak penyisihan. Lomba ini menurut pemantauan Cabe Keriting bertujuan untuk mencari Juru Bicara Kenangorniaan dalam Hubungan Luar Negeri dengan Negeri Semut yang terletak tepat di bawah Kastil Kerajaan Nangoria.

Sejatinya, lomba ini dimulai pukul 16:00 WBN (Waktu Bagian Nangornia) dan berlangsung di dua tempat berbeda. Penduduk desa 2006 sendiri telah berkumpul di A3.3 theatre sebelum pukul 16:00. Tampaknya itikad baik panitia belum terlihat juga, hingga akhirnya salah satu personel Kerajaan Nangornia menyampaikan bewara bahwa lomba di undur 15 menit. Baiklah....

Teng..! 15 menit lewat begitu saja. Kemana tuh panitianya? Ahh..untung saja dresscode 2006 hari ini adalah putih…jadi, masih ada hawa hawa surgawi…Peserta dari 2005 pun memasuki hall yang sebelumnya juga telah dimasuki oleh peserta 2008. Siapa sih PJ nya? Sebut saja “N”. Ya..beliau belum datang mungkin sedang dalam perjalanan atau mungkin terjebak tanah longsor di jalan menuju Kastil Kerajaan. Teng…! Again! Sudah 16:30, peserta dan supporter mulai resah. Mulai garuk-garuk kepala. Mulai kipas-kipas. Mulai nyanyi-nyanyi dan yang paling ditunggu-tunggu yaitu mulai menghina dina. “Gimana sih..%#%^&^*^” (disensor demi kepentingan kedamaian, seperti yang POLRI bilang Damai Itu Indah).

Gatel. Akhirnya pemimpin pasukan debat meluncur ke lokasi lomba debat di seberang gunung sana. Kucluk..kucluk… kembalilah dia membawa berita. “Ada 2 pilihan, mau dicancel atau di sini kita mulai tapi yang di A5.3 dicancel?” Berpikir. Menimbang. Bingung. Memutuskan. “Dicancel aja! Kalo di sini dimulai nanti yang di A5.3 bisa ngeliat taktik debat kita” Ooo, sok asyik nih. Sekelibat. Intinya kontingen yang lain juga menyetujui untuk dicancel.

Bubar. “Kemana sih si N… parah bgt!”, “masih di Bandung katanya”, “emangnya ekstramural sampe sore gini ya?”, “ada urusan keluarga mendadak kali”, “gak bisa gitu dong..harusnya komit!”, “emang gak ada anak buahnya ya?”, “gak ngerti”, “parah banget!”, “ya udah lah..”, “Ketua acara nya juga lagi main futsal tuh..”, “iya..si N gak bisa dihubungi HP nya”



16:45 WBN pasukan putih-putih bubar meninggalkan ruangan (yang terakhir niggalin ruangan, niat bener!). Unofficial debate pun dimulai di jembatan antara A3 dan A5, kali ini melawan Kepala desa 2007 Dani Ferdian dan Sang Ketua Acara yang telah dinanti kehadirannya Uno Surgery. Membentuk formasi melingkar tak rata, pasukan 2006 mengelilingi 2 orang tersebut. “Kemana sih si N?”

Di Bandung. Itu jawabannya, tapi kenapa ada di sana? We don’t know. Di tengah KMB (Konferensi Melingkar Bundar) sore itu, tiba-tiba perwakilan panitia dari Negeri nun jauh di Sana berbicara “Kalo minggu ini, kami bisanya hanya hari ini, jadi mau gak mau minggu depan bisanya..hari Senin lah”. Oke, itu belum keputusan final karena menurut Dani semuanya harus dibicarakan dengan perwakilan tiap angkatan. Singkat kata sang Ketua Acara meminta maaf kepada semua peserta dan supporter tentang gagalnya lomba debat hari ini dan dengan baik hati mengakui kesalahan panitia. Salut!!

Cabe pun ambil langkah menuju lapangan untuk menonton pertandingan futsal. Dan kembali, masih tetap dibahas tentang debat yang tadi.

***

Laporan berikutnya. Masih tentang debat kemarin. Kali ini settingnya adalah satu hari setelah kemarin. Menurut yang Cabe Keriting Dengar, setelah kemarin sempat diadakan pertemuan dengan semua-muanya untuk membahas jadwal lomba debat ulang. Seperti yang telah disetujui kemarin, bahwa hari Selasa dicancel dan tidak mau dilanjutkan sampai jam 8 malam (intinya dicancel aja..), jadi mereka-mereka sedang mencari solusi. Si “N” hadir dan menurut yang Cabe dengar ia sempat di “debat” oleh salah satu perserta (itung-itung latihan kali ya..). N sedikit berkaca-kaca dan intinya si N minta maaf atas keteledoran kemarin dan kenapa dia di Bandung tetap tak terbongkar. Masalah keluarga.

Yang cukup membuat tarik napas adalah si N bilang bahwa panitia lomba debat belum siap. What??!!. Hembuskan napas secara perlahan. Tarik Lagi. Baiklah…harus ngomong apa ya (silahkan interpretasi sendiri). Kelanjutan ceritanya Cabe tidak tahu.

Segitu dulu ya Mbah… Nanti ngelapor lagi. Salam Dukun!
»»  read more

Sumpah Ini Kutukan!

Dari sekian banyak cerita kutukan yang pernah terdengar, cerita berikut ini merupakan satu fakta yang tak pernah terungkap dan tak pernah tertulis dalam seri buku cerita anak-anak. Berikut ceritanya.

Once upon a time (dengan nada ala BBB), di sebuah daerah yang terletak pada bagian barat suatu negeri tersebutlah dua orang paling ternama di zamannya. Gatot Kece dan Maling Kutang panggilannya. Maling Kutang lahir dan besar di daerah tersebut sedangkan Gatot Kece merupakan imigran gelap dari belahan lain.

Sesuai nama artisnya, Maling Kutang begitu termasyur karena hobby nya adalah kutang-holic. Demi menambah koleksi kutangnya, ia rela mencuri setiap kutang yang ia temui. Sedangkan Gatot Kece sangat senang sekali memakai kutang. Kekeceannya itu ia dapatkan karena kutang yang ia gunakan sangat fashionable dan branded.

Suatu hari Maling Kutang mendapat sinyal bahwa terdapat kutang yang sangat menarik. Tak ayal ia pun bergegas menuju TKP (Tempat Kejadian Perkutangan) tersebut. Ternyata target kutang tersebut sedang dipakai oleh Gatot Kece yang sedang tidur di pendopo rumahnya. Kutang berwarna merah dan bermotif kotak-kotak tersebut begitu merasuki akal sehat Maling Kutang hingga ia tak berpikir panjang untuk mencurinya. Sret..sret..gedubrak! Ternyata Gatot Kece terbangun dari tidurnya karena merasa ada yang akan mencuri kutang yang sedang di pakainya. Maling Kutang pun tak diayal betapa terkagetnya. Perdebatan pun dimulai. Hampir pula terjadi adu fisik namun akhirnya mereka pun berdamai. Perdamaian ini didasari bahwa mereka berdua sama-sama suka kutang. Dan selanjutnya kejadian inilah yang menjadikan mereka bersahabat.

Persahabatan ini terus berlanjut dan membuat mereka menjadi duo kutang yang sangat terkenal. Mereka pun saling bekerja sama untuk menambah koleksi kutang mereka. Gatot kaca yang menentukan jenis dan motif kutang apa yang harus dicari sedangkan Maling Kutang yang menyusun siasat untuk mencuri kutang tersebut. Aksi mereka telah menjadi ancaman bagi penduduk daerah tersebut selama bertahun-tahun lamanya.

Sampai suatu hari, mereka pun menjalankan blue print aksi terbarunya. Target kutang yang satu ini berada di suatu rumah yang terletak di atas bukit seberang sungai. Sore hari mereka pun memulai misi rahasia tersebut. Tak lama sampai lah mereka di rumah tersebut. Setelah mengintip, akhirnya mereka menemukan kutang tersebut. Kutang ini berwarna hitam, bermotif tengkorak – motif yang sedang terkenal saat itu – dan berbahan 100% Cotton. Keadaan rumah yang cukup gelap – karena hanya bercahayakan lilin – membuat adrenalin mereka meninggi. Mereka pun akhirnya bergerak cepat memasuki rumah tersebut. Begitu semakin mendekati target kutang, naluri kutang-holic¬ mereka membutakan mata mereka. Begitu Maling Kutang sudah memegang kutang tersebut, bangkitlah sesosok tubuh yang sangat tinggi. Wajah sosok itu tidak terlihat – menambah kesan horror – Karen efek lighting dari cahaya lilin yang tidak terlalu terang.

Ternyata kutang yang ingin mereka curi adalah milik tokoh yang sangat disegani di kampung tersebut. Mbah dukun, begitu panggilannya. Tak ada yang pernah tahu sebelumnya dimana ia tinggal termasuk si duo kutang. Kembali ke TKP (masih dalam lighting yang agak gelap). Mbah dukun pun marah sejadi-jadinya. Ia marah karena jam makan malamnya – dengan menu favorit ayam bakar dengan ulekan sambel dari potongan segar cabe keriting mentah - terganggu oleh si duo kutang. Mbah dukun pun akhirnya mengangkat kedua tanganya dan membaca mantra “$%#^ $%%&^% ()*$ “:?%)^&*(+)+ $&” (maaf disensor demi originalitas hak cipta mantra milik mbah dukun) lalu mengutuk semena-mena duo kutang menjadi Ayam Bakar dan Cabe Keriting.

Maling Kutang – yang sekarang sudah menjadi Ayam Bakar – menangis dan memohon ampun kepada Mbah Dukun begitu pula halnya dengan Gatot Kece – yang juga telah menjadi Cabe Keriting. Namun, Mbah Dukun tetap kekeh pada pendiriannya. Ia terlalu emosi. Setelah melalui proses tawar-menawar, akhirnya Mbah Dukun mengeluarkan syarat agar mereka dapat kembali ke wujud asli mereka. Syaratnya adalah mereka harus mencari sebuah perhelatan akbar di suatu negeri dan mereka harus melaporkan segala kejadian yang terjadi di sana selama dua minggu.
Setelah browsing melalui HP nya, Mbah dukun pun menemukan perhelatan besar yang dimaksud. Namanya Olymphiart. Acara ini merupakan sayembara adu kekuatan otot, otak dan seni yang diadakan tiap tahun untuk mencari PNS (Pasukan Nangornia Semesta) sebagai pelindung suatu negeri bernama Nangornia. Duo kutang pun mau tak mau harus menyetujui saran si Mbah. Tanda tangan di atas materai Rp 6000 pun dibubuhkan.

Keesokan harinya setelah packing, duo kutang pun berangkat menuju Nangornia – negeri yang terletak di 21 derajat lintang utara – dengan menaiki kereta labu jurusan Nangornia. Satu jam kemudian, tepatnya pukul 16:00 waktu Nangornia, Ayam Bakar dan Cabe Keriting sampai di negeri tersebut. Disana sedang berlangsung pengumuman sayembara tentang pencarian PNS. Mereka berdua pun ujuk-ujuk saja menjalankan hukumannya dengan sebaik-baiknya demi kembalinya wujud asli mereka.

Karena bola kristalnya si Mbah lagi rusak, Laporan Ayam Bakar dan Cabe Keriting akan diposting ke blog ini agar si Mbah Dukung bisa membaca laporan setiap saat.

Baiklah…sekian cerita awal mula Ayam Bakar dan Cabe Keriting. Bantulah kami keluar dari kutukan ini. Untuk Mbah Dukun, Salam Dukun dari kami.
»»  read more

What Time Is It?

Dibalik Ini Semua

ayam bakar olymphiart dan cabe keriting
satu buah ayam bakar dan satu buah cabe keriting yang dikutuk dan dijatuhi hukuman olen Mbah Dukun...
View my complete profile
 

menu dapur sebelumnya...

Ocehan Terbaru...